Berikut adalah tulisan yang saya dapat dari seorang teman virtual bernama Fahdz Partaya Sighra. Menurut saya tulisan ini sangat bagus untuk di share di sini.
Khalil Gibran bertanya pada gurunya.
Gibran : Bagaimana caranya agar kita mendapatkan sesuatu yang paling sempurna dalam hidup?
Guru : Berjalanlah lurus di taman bunga, lalu petiklah bunga yang paling indah menurutmu dan jangan pernah kembali ke belakang.
Setelah berjalan dan sampai di ujung taman, Gibran kembali dengan tangan hampa.
Lalu Guru bertanya : Mengapa tak kau dapatkan bunga satupun?
Gibran : Sebenarnya tadi aku sudah menemukannya tapi aku tidak memetiknya karena aku pikir mungkin yang di depan pasti ada yang lebih indah, namun ketika aku sudah sampai di ujung aku baru sadar bahwa yang aku lihat tadi yang terindah, dan akupun tak bisa kembali ke belakang lagi!
Dengan tersenyum sang Guru pun berkata: Ya, itulah hidup, semakin kita mencari kesempurnaan, semakin pula kita tak merasa sempurna, yang ada hanyalah keihklasan hati kita untuk menerima kekurangan.
Apa yang kita dapatkan hari ini adalah yang terbaik menurut Allah swt. dan jangan pernah ragu, karena kesadaran itu akan menjadikan kita nikmat menjalani hidup ini.
(QS. 2:216 dan QS. 14:7).
Khalil Gibran bertanya pada gurunya.
Gibran : Bagaimana caranya agar kita mendapatkan sesuatu yang paling sempurna dalam hidup?
Guru : Berjalanlah lurus di taman bunga, lalu petiklah bunga yang paling indah menurutmu dan jangan pernah kembali ke belakang.
Setelah berjalan dan sampai di ujung taman, Gibran kembali dengan tangan hampa.
Lalu Guru bertanya : Mengapa tak kau dapatkan bunga satupun?
Gibran : Sebenarnya tadi aku sudah menemukannya tapi aku tidak memetiknya karena aku pikir mungkin yang di depan pasti ada yang lebih indah, namun ketika aku sudah sampai di ujung aku baru sadar bahwa yang aku lihat tadi yang terindah, dan akupun tak bisa kembali ke belakang lagi!
Dengan tersenyum sang Guru pun berkata: Ya, itulah hidup, semakin kita mencari kesempurnaan, semakin pula kita tak merasa sempurna, yang ada hanyalah keihklasan hati kita untuk menerima kekurangan.
Apa yang kita dapatkan hari ini adalah yang terbaik menurut Allah swt. dan jangan pernah ragu, karena kesadaran itu akan menjadikan kita nikmat menjalani hidup ini.
(QS. 2:216 dan QS. 14:7).
Tidak ada komentar:
Posting Komentar